Bahayanya Sampah Plastik yang Terurai Lama

Perlu kita ketahui penggunaan sampah plastik yang semakin banyak tentu saja akan mempengaruhi pada kehidupan manusia ataupun pada makhluk lainnya yang tentunya menghasilkan dampak yang berbahaya. Sampah plastik tersebut merupakan jenis yang terurai cukup sulit ataupun sangat lama, di karenakan sulit terurai karena rantai karbonnya yang panjang. Sehingga akan sulit di urai oleh mikroorganisme. Telebih lagi sifat kantong plastik yang terurai menjadi mikro plastik, yang tentunya berdampak pada pencemaran lingkungan. Seperti misalnya berbahaya bagi manusia kantong plastik pun jika di lakukan pembakaran akan berbahaya pada udara atau bisa kita sebut pencamaran udara.

Sulitnya menghilangkan penggunaan kantong plastik

Pencemaran udara yang di hasilkan sampah plastik akan mengakibatkan pernapasan berpotensi mengganggu kesehatan yang perlahan-lahan seperti racun bagi manusia. Bahaya kantong plastik pun dapat mengakibatkan racun pada kantong plastik yang berpindah pada makanan kita. Selain itu kantong plastik dapat mencemari lingkungan. Dikarenakan kantong plastik sudah tidak luput dari kehidupan kita sehari-hari, contohnya jika kita berbelanja ke swalayan ataupun tentu akan diberiĀ katalog promo jsm terbaru kantong plastik sebagai kantong belanja.

Kantong plastik merupakan barang yang sekali pakai, maka dari itu biasanya jika kita mempunyai kantong plastik yang diberi oleh swalayan atau toko berbelanja. Kantong plastik akan dibuang sembarangan yang dapat mengakibatkan, rusaknya ekosistem di laut ataupun lainnya, lalu dapat termakan pleh hewan. Kantong plastik juga merugikan lingkungan sekita yang mengakbitkan tersumbatnya selokan dan badan air yang akan berdampak banjir. Pengingkatan penggunaan sampah plastik dari hari ke hari tahun ke tahun tentunya semakin bertambah yang akan berdampak pada kerugian lingkungan ataupun pencemaran berdampak panjang atau jangka waktu yang cukup lama. Karena sampah plastik tidak di kelola dengan bertanggung jawab di Indonesia dalam hal ini Indonesia telah di tuduh sebagai pengguna atau penyumbang sampah plastik kedua terbersar di dunia. Sangat disarankan untuk kita dalam penggunaan sampah plastik dikurangi lalu kita dapat menggunakan tas belanja yang terbuat dari kain. Dengan penggunaan tas kain saat kita berbelanja ke swalayan ataupun berbelanja kita telah mengurangi penggunaan sampah plastik. Selain itu sampah plastik dapat memicu perubahan iklim.

Emisi karbon berdampak pada kontribusi perubahan iklim

Dikarenakan proses produksi hingga pembuangannya menghasilkan emisi karbon yang cukup tinggi sehingga dapat berdampak pada kontribusi perubahan iklim yang kondisi bumi semakin memanas. Material plastik yang tebuat dari minyak bumi merupakan sumber daya alam tak dapat di barukan. Hasil dari dampak tersebut mengakibatkan pencemaran pada lingkungan karena limbah pabriknya dibuang ke sungai hingga pembakaran gas bersifat metana memunculkan emisi karbon ke udara yang merugikan pada mada makhluk hidup.

Telebih dari itu sampah plastik akan menumpul di lautan yang mengganggu ekosistem di laut yang perlahan-lahan meracunia biota laut. Contohnya sampah plastik yang berukuran kecil sekalipun akan termakan oleh hewan-hewan laut. Yang dapat mengakibatkan terganggunya pencernaanya, sampah plastikpun mengandung racun yang akan berbahaya hingga menyebabkan kematian.

Tak lain seper ekosistem laut dan terumbu karang dapat terganggu karena adanya sampah plastik, terjadinya sampah pelastik akan tersangkut di akar mangrove. Hal ini akan mengakibatkan terhambatnya pertumbahan pada mangrove tersebut dan juga pada terumbu karang. Sampah plastik yang menumpuk atau jatuh di permukaanya laut akan tertutup oleh plastik yang mengganggu pertumbuhan ekosistem laut. Maka dari itu sangat disarankan untuk kita mengurangi penggunaan sampah plastik yang susad di kelola, karena sampah plastik akan merugikan dampak cukup lama bagi kita ataupun makhluk hidup lainnya.